Sekolah Kebun Ajarkan Olah Limbah Pasar Jadi Kompos Berkualitas di Fasilitas Bersama

Permasalahan sampah organik di pasar tradisional sering kali menjadi isu pelik yang menimbulkan bau tidak sedap dan pencemaran lingkungan. Menanggapi tantangan ini, Sekolah Kebun hadir dengan inisiatif inovatif yang mengubah tumpukan sisa sayur dan buah yang membusuk di pasar menjadi kompos berkualitas tinggi. Dengan mendirikan fasilitas pengolahan bersama, sekolah ini tidak hanya memberikan edukasi kepada masyarakat, tetapi juga secara aktif berkontribusi dalam perbaikan sanitasi lingkungan di sekitar area perdagangan.

Proses pengolahan limbah pasar ini dilakukan melalui metode dekomposisi terkontrol yang memanfaatkan mikroorganisme pengurai. Para siswa dan sukarelawan sekolah bekerja sama dengan pedagang pasar untuk memisahkan sampah organik sejak dari sumbernya. Sisa-sisa dagangan yang tidak layak jual, seperti kulit buah, daun sayur, dan sisa akar, dikumpulkan di fasilitas bersama untuk diproses. Langkah pemilahan ini sangat krusial agar sampah plastik atau material non-organik lainnya tidak mencemari proses pembusukan alami yang sedang berlangsung.

Di fasilitas pengolahan tersebut, limbah pasar dicacah menjadi ukuran yang lebih kecil guna mempercepat proses penguraian. Kemudian, bahan-bahan tersebut ditumpuk dalam wadah komposter besar yang dirancang khusus untuk menjaga aerasi udara dan kelembapan. Sekolah Kebun melengkapi fasilitas ini dengan teknologi sensor sederhana untuk memantau suhu internal tumpukan kompos. Dengan menjaga suhu pada kisaran optimal, mikroba pengurai dapat bekerja secara maksimal, menghasilkan pupuk organik yang matang, bebas patogen, dan kaya akan nutrisi hara yang sangat dibutuhkan oleh tanaman.

Manfaat dari program olah sampah ini sangat luas. Bagi pedagang pasar, mereka merasa terbantu karena volume sampah harian yang harus dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA) berkurang drastis, sehingga beban biaya pengangkutan sampah pun dapat ditekan. Bagi masyarakat sekitar, lingkungan pasar menjadi jauh lebih bersih dan higienis. Selain itu, pupuk kompos yang dihasilkan memiliki nilai jual yang cukup ekonomis. Kompos Berkualitas ini kemudian didistribusikan ke lahan-lahan pertanian warga atau dijual kepada masyarakat umum untuk mendukung kegiatan berkebun di rumah.